RANGKUMAN PKN BAB II PANCASILA DALAM ARUS SEJARAH BANGSA INDONESIA
RANGKUMAN PKN BAB II
1. Pancasila merupakan dasar resmi negara kebangsaan Indonesia sejak 18 Agustus 1945. Hal ini terjadi karena pada waktu itulah Pancasila disahkan oleh PPKI, lembaga atau badan konstituante yang memiliki kewenangan dalam merumuskan dan mengesahkan dasar negara Indonesia merdeka.
2. cikal bakal munculnya ideologi bangsa diawali dengan lahirnya rasa nasionalisme yang menjadu pembuka kepintu gerbang kemerdekaan Indonesia. Mochtar Pabottinggi dalam artikelnya yang berjudul Pancasila sebagai Modal Rasionalitas Politik, menengarai bahwa benih nasionalisme sudah mulai tertanam kuat dalam gerakan Perhimpoenan Indonesia yang sangat menekankan solidaritas dan kesatuan bangsa. Kemudian, disusul lahirnya Soempah Pemoeda 28 Oktober 1928 merupakan momenmomen perumusan diri bagi bangsa Indonesia.
3. perumusan Pancasila itu pada awalnya dilakukan dalam sidang BPUPKI pertama yang dilaksanakan pada 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945.BPUPKI diketuai oleh dr. Rajiman Wedyodiningrat yang didampingi oleh ketua muda (wakil ketua) yaitu Raden Panji Suroso dan Ichibangase (orang Jepang).
4. 5 gagasan dasar negara oleh Ir. Soekarno
1. Nasionalisme atau kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
3. mufakat atau demokrasi
4. kesejahteraan sosial
5. ketuhanan yang berkebudayaan
berdasarkan sejarah, ke 5 gagasan dasar negara itu diberi nama pancasila. 1 Juni selalu dirayakan sebagai hari lahirnya pancasila.
5. Hal terpenting dalam sidang BPUPKI kedua pada 10 - 16 Juli 1945 adalah disetujuinya naskah awal “Pembukaan Hukum Dasar” yang kemudian dikenal dengan nama Piagam Jakarta. Piagam Jakarta adalah naskah awal pernyataan kemerdekaan Indonesia. Naskah awal “Pembukaan Hukum Dasar” yang dijuluki “Piagam Jakarta” ini di kemudian hari dijadikan “Pembukaan” UUD 1945, dengan sejumlah perubahan di sana-sini.
6. 8 Agustus 1945, Sukarno, Hatta, dan Rajiman dipanggil Jenderal Terauchi Ketiga tokoh tersebut diberi kewenangan oleh Terauchi untuk segera membentuk suatu Panitia Persiapan Kemerdekaan bagi Indonesia sesuai dengan maklumat Pemerintah Jepang 7 Agustus 1945 tadi. sepulangnya ketiga tokoh tersebut membentuk PPKI dengan total anggota 21 orang.
7. Anggota PPKI yaitu, Soekarno, Moh. Hatta, Radjiman, Ki Bagus Hadikusumo, Otto Iskandar Dinata, Purboyo, Suryohamijoyo, Sutarjo, Supomo, Abdul Kadir, Yap Cwan Bing, Muh. Amir, Abdul Abbas, Ratulangi, Andi Pangerang, Latuharhary, I Gde Puja, Hamidan, Panji Suroso, Wahid Hasyim, T. Moh. Hasan (Sartono Kartodirdjo, dkk., 1975: 16--17).
8. Kekuatan Jepang semakin lemah karena dijatuhkannya bom atom di Hiroshima & nagasaki (9-agustus-1945) oleh sekutu. Kekuatan yang semakin melemah memaksa jepang akhirnya menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 14 agustus 1945.
9. Perubahan situasi yang cepat menimbulkan kesalahpahaman antara kelompok pemuda dengan Soekarno dan kawan-kawan sehingga terjadilah penculikan atas diri Soekarno dan M. Hatta ke Rengas Dengklok (dalam istilah pemuda pada waktu itu “mengamankan”), tindakan pemuda itu berdasarkan keputusan rapat yang diadakan pada pukul 24.00 WIB menjelang 16 Agustus 1945 di Cikini no. 71 Jakarta (Kartodirdjo, dkk., 1975: 26).
10. Indonesia 17 Agustus 1945 dicetuskan sebagai Proklamasi Kemerdekaan.
11. sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yakni 18 Agustus 1945, PPKI bersidang untuk menentukan dan menegaskan posisi bangsa Indonesia dari semula bangsa terjajah menjadi bangsa yang merdeka. sejak saat itu PPKI dianggap mandiri sebagai badan nasional.
12. Belanda ingin menguasai kembali Indonesia dengan berbagai cara. Tindakan Belanda itu dilakukan dalam bentuk agresi selama kurang lebih 4 tahun. maka Indonesia pada 17 Agustus 1950 kembali ke negara kesatuan yang sebelumnya berbentuk Republik Indonesia Serikat (RIS) tidak diikuti dengan penggunaan UUD 1945 sehingga menimbulkan persoalan kehidupan bernegara dikemudian hari.
13. Berdasarkan UUD sementara 1950 dilaksanakan pemilu yang pertama pada 1955. dilaksanakan untuk membentuk dua badan perwakilan, yaitu badan konstituante dan DPR.
14. Sesudah dikeluarkannya Dekrit 5 Juli 1959 oleh Presiden Soekarno, terjadi beberapa penyelewengan terhadap UUD 1945. Antara lain, Soekarno diangkat sebagai presiden seumur hidup melalui TAP No. III/MPRS/1960. sehingga mengakibatkan sejumlah intrik politik dan perebutan pengaruh berbagai pihak dengan berbagai cara, baik dengan mendekati maupun menjauhi presiden. Pertentangan antarpihak begitu keras, seperti yang terjadi antara tokoh PKI dengan perwira Angkatan Darat (AD) sehingga terjadilah penculikan dan pembunuhan sejumlah perwira AD yang dikenal dengan peristiwa Gerakan 30 September (G30S PKI).
15. Peristiwa G30S PKI menimbulkan peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto. Peralihan kekuasan itu diawali dengan terbitnya Surat Perintah dari Presiden Soekarno kepada Letnan Jenderal Soeharto, yang di kemudian hari terkenal dengan nama Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret).
16. Supersemar berisi perintah presiden kepada soeharto agar “mengambil langkahlangkah pengamanan untuk menyelamatkan keadaan”. Supersemar ini dibuat di Istana Bogor dan dijemput oleh Basuki Rahmat, Amir Mahmud, dan M. Yusuf.
17. Alasan Diperlakukannya Pancasila dalam kajian Sejarah Bangsa Indonesia :
1. pancasila sebagai identitas bangsa indonesia
2. pancasila sebagai kepribadian bangsa indonesia
3. pancasila sebagai pandangan hidup bangsa indonesia
4. pancasila sebagai jiwa bangsa
5. pancasila sebagai perjanjian luhur
Tugas Lanjutan : proyek belajar tentang pentingnya kajian pancasila melalui pendekatan sejarah :
1. latar belakang sikap beberapa pihak dalam masyarakat yang menolak pancasila sebagai dasar negara : Latar belakang sikap beberapa pihak dalam masyarakat yang menolak Pancasila sebagai dasar negara disebabkan sistem hukum yang termuat dalam Badan Pancasila bisa dibilang tidak sempurna, hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya badan kepemerintahan yang berlaku tidak adil kepada masyarakat. Terlihat bahwa orang yang kaya semakin kaya dan orang yang miskin semakin miskin akibat sistem kapitalis yang diterapkan oleh Indonesia.
2. Alasan banyak pihak yang tetap ingin mempertahankan pancasila sebagai dasar negara Indonesia : karena pancasila sudah dijadikan dasar dan pandangan hidup bangsa indonesia.
3. kemukakan pendapat dan penilaian anda tentang perbedaan pandangan tersebut : menurut saya karena kita adalah sesama rakyat indonesia alangkah baiknya jangan memiliki perbedaan pandangan tetapi jika itu ada saya akan menghargainya.
4. bagaimana sikap anda dalam menghadapi perbedaan tersebut : saya akan tetap menghargai walaupun berbeda pandangan.
1. Pancasila merupakan dasar resmi negara kebangsaan Indonesia sejak 18 Agustus 1945. Hal ini terjadi karena pada waktu itulah Pancasila disahkan oleh PPKI, lembaga atau badan konstituante yang memiliki kewenangan dalam merumuskan dan mengesahkan dasar negara Indonesia merdeka.
2. cikal bakal munculnya ideologi bangsa diawali dengan lahirnya rasa nasionalisme yang menjadu pembuka kepintu gerbang kemerdekaan Indonesia. Mochtar Pabottinggi dalam artikelnya yang berjudul Pancasila sebagai Modal Rasionalitas Politik, menengarai bahwa benih nasionalisme sudah mulai tertanam kuat dalam gerakan Perhimpoenan Indonesia yang sangat menekankan solidaritas dan kesatuan bangsa. Kemudian, disusul lahirnya Soempah Pemoeda 28 Oktober 1928 merupakan momenmomen perumusan diri bagi bangsa Indonesia.
3. perumusan Pancasila itu pada awalnya dilakukan dalam sidang BPUPKI pertama yang dilaksanakan pada 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945.BPUPKI diketuai oleh dr. Rajiman Wedyodiningrat yang didampingi oleh ketua muda (wakil ketua) yaitu Raden Panji Suroso dan Ichibangase (orang Jepang).
4. 5 gagasan dasar negara oleh Ir. Soekarno
1. Nasionalisme atau kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
3. mufakat atau demokrasi
4. kesejahteraan sosial
5. ketuhanan yang berkebudayaan
berdasarkan sejarah, ke 5 gagasan dasar negara itu diberi nama pancasila. 1 Juni selalu dirayakan sebagai hari lahirnya pancasila.
5. Hal terpenting dalam sidang BPUPKI kedua pada 10 - 16 Juli 1945 adalah disetujuinya naskah awal “Pembukaan Hukum Dasar” yang kemudian dikenal dengan nama Piagam Jakarta. Piagam Jakarta adalah naskah awal pernyataan kemerdekaan Indonesia. Naskah awal “Pembukaan Hukum Dasar” yang dijuluki “Piagam Jakarta” ini di kemudian hari dijadikan “Pembukaan” UUD 1945, dengan sejumlah perubahan di sana-sini.
6. 8 Agustus 1945, Sukarno, Hatta, dan Rajiman dipanggil Jenderal Terauchi Ketiga tokoh tersebut diberi kewenangan oleh Terauchi untuk segera membentuk suatu Panitia Persiapan Kemerdekaan bagi Indonesia sesuai dengan maklumat Pemerintah Jepang 7 Agustus 1945 tadi. sepulangnya ketiga tokoh tersebut membentuk PPKI dengan total anggota 21 orang.
7. Anggota PPKI yaitu, Soekarno, Moh. Hatta, Radjiman, Ki Bagus Hadikusumo, Otto Iskandar Dinata, Purboyo, Suryohamijoyo, Sutarjo, Supomo, Abdul Kadir, Yap Cwan Bing, Muh. Amir, Abdul Abbas, Ratulangi, Andi Pangerang, Latuharhary, I Gde Puja, Hamidan, Panji Suroso, Wahid Hasyim, T. Moh. Hasan (Sartono Kartodirdjo, dkk., 1975: 16--17).
8. Kekuatan Jepang semakin lemah karena dijatuhkannya bom atom di Hiroshima & nagasaki (9-agustus-1945) oleh sekutu. Kekuatan yang semakin melemah memaksa jepang akhirnya menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 14 agustus 1945.
9. Perubahan situasi yang cepat menimbulkan kesalahpahaman antara kelompok pemuda dengan Soekarno dan kawan-kawan sehingga terjadilah penculikan atas diri Soekarno dan M. Hatta ke Rengas Dengklok (dalam istilah pemuda pada waktu itu “mengamankan”), tindakan pemuda itu berdasarkan keputusan rapat yang diadakan pada pukul 24.00 WIB menjelang 16 Agustus 1945 di Cikini no. 71 Jakarta (Kartodirdjo, dkk., 1975: 26).
10. Indonesia 17 Agustus 1945 dicetuskan sebagai Proklamasi Kemerdekaan.
11. sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yakni 18 Agustus 1945, PPKI bersidang untuk menentukan dan menegaskan posisi bangsa Indonesia dari semula bangsa terjajah menjadi bangsa yang merdeka. sejak saat itu PPKI dianggap mandiri sebagai badan nasional.
12. Belanda ingin menguasai kembali Indonesia dengan berbagai cara. Tindakan Belanda itu dilakukan dalam bentuk agresi selama kurang lebih 4 tahun. maka Indonesia pada 17 Agustus 1950 kembali ke negara kesatuan yang sebelumnya berbentuk Republik Indonesia Serikat (RIS) tidak diikuti dengan penggunaan UUD 1945 sehingga menimbulkan persoalan kehidupan bernegara dikemudian hari.
13. Berdasarkan UUD sementara 1950 dilaksanakan pemilu yang pertama pada 1955. dilaksanakan untuk membentuk dua badan perwakilan, yaitu badan konstituante dan DPR.
14. Sesudah dikeluarkannya Dekrit 5 Juli 1959 oleh Presiden Soekarno, terjadi beberapa penyelewengan terhadap UUD 1945. Antara lain, Soekarno diangkat sebagai presiden seumur hidup melalui TAP No. III/MPRS/1960. sehingga mengakibatkan sejumlah intrik politik dan perebutan pengaruh berbagai pihak dengan berbagai cara, baik dengan mendekati maupun menjauhi presiden. Pertentangan antarpihak begitu keras, seperti yang terjadi antara tokoh PKI dengan perwira Angkatan Darat (AD) sehingga terjadilah penculikan dan pembunuhan sejumlah perwira AD yang dikenal dengan peristiwa Gerakan 30 September (G30S PKI).
15. Peristiwa G30S PKI menimbulkan peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto. Peralihan kekuasan itu diawali dengan terbitnya Surat Perintah dari Presiden Soekarno kepada Letnan Jenderal Soeharto, yang di kemudian hari terkenal dengan nama Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret).
16. Supersemar berisi perintah presiden kepada soeharto agar “mengambil langkahlangkah pengamanan untuk menyelamatkan keadaan”. Supersemar ini dibuat di Istana Bogor dan dijemput oleh Basuki Rahmat, Amir Mahmud, dan M. Yusuf.
17. Alasan Diperlakukannya Pancasila dalam kajian Sejarah Bangsa Indonesia :
1. pancasila sebagai identitas bangsa indonesia
2. pancasila sebagai kepribadian bangsa indonesia
3. pancasila sebagai pandangan hidup bangsa indonesia
4. pancasila sebagai jiwa bangsa
5. pancasila sebagai perjanjian luhur
Tugas Lanjutan : proyek belajar tentang pentingnya kajian pancasila melalui pendekatan sejarah :
1. latar belakang sikap beberapa pihak dalam masyarakat yang menolak pancasila sebagai dasar negara : Latar belakang sikap beberapa pihak dalam masyarakat yang menolak Pancasila sebagai dasar negara disebabkan sistem hukum yang termuat dalam Badan Pancasila bisa dibilang tidak sempurna, hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya badan kepemerintahan yang berlaku tidak adil kepada masyarakat. Terlihat bahwa orang yang kaya semakin kaya dan orang yang miskin semakin miskin akibat sistem kapitalis yang diterapkan oleh Indonesia.
2. Alasan banyak pihak yang tetap ingin mempertahankan pancasila sebagai dasar negara Indonesia : karena pancasila sudah dijadikan dasar dan pandangan hidup bangsa indonesia.
3. kemukakan pendapat dan penilaian anda tentang perbedaan pandangan tersebut : menurut saya karena kita adalah sesama rakyat indonesia alangkah baiknya jangan memiliki perbedaan pandangan tetapi jika itu ada saya akan menghargainya.
4. bagaimana sikap anda dalam menghadapi perbedaan tersebut : saya akan tetap menghargai walaupun berbeda pandangan.
Comments
Post a Comment