Tugas 4 Pengantar Bisnis


  1.   A. Pengertian Manajemen

Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Manajemen belum memiliki definisi yang luas dan diterima secara universal.  https://id.m.wikipedia.org/wiki/Manajemen
      B. Dampak Seseorang Mempelajari Ilmu Manajemen
Manajer saat ini dituntut mempelajari dan memahami ilmu manajemen oleh berbagai aliran, karena manajer bisa memilih ilmu teori yang paling sesuai untuk menghadapi situasi tertentu. Adapun beberapa dampak positif dari mempelajari ilmu manajemen menurut saya adalah membantu membuat strategi yang lebih baik dengan menggunakan pendekatan yang lebih sistematis, logis, rasional pada pilihan strategis, yang kedua dapat mengetahui dengan lebih baik strategi pesaing sehingga akan lebih mudah menghadapinya, yang ketiga meningkatkan kesadaran akan ancaman eksternal sehingga akan terbiasa mempersiapkan rencana lain atas kejadian yang tidak diinginkan dari faktor luar, yang keempat dapat mengambil keputusan untuk perusahaan dengan baik dan jika seseorang manajer tidak mempelajari ilmu manajemen maka ia tidak akan bisa mengontrol usahanya dan perusahaannya menjadi bangkrut.

2.  Keuntungan & Kerugian Bagi Suatu Organisasi yang Menjalankan Fungsi-Fungsi Manajemen
No.
Fungsi Manajemen
Keuntungan
Kerugian
1
Planning (Fungsi Perencanaan)
Bisa membuat pelaksanaan tugas jadi tepat serta aktivitas tiap unit akaan terorganisasi kearah tujuan yang sama
Mempunyai hambatan psikologis bagi pimpinan dan staff karena harus menunggu dan melihat hasil yang akan dicapai
2
Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
Menciptakan spesialisasi saat menjalankan tugas
Akibat organisasi manajemen yang buruk produktivitas berkurang
3
Actuating (Fungsi Pengarahan)
Dapat menjelaskan semua kebijakan yang sudah diterapkan
Mempunyai tantangan
4
Controlling (Fungsi Pengendalian/Pengawasan)
Dapat memberi alternatif solusi atas masalah yang terjadi dalam mencapai tujuan yang ditetapkan
hasil yang diberikan kadangkurang sempurna untuk mengindikasikan apakah tindakan yang baik sudah dilakukankarena hasil tersebut tidak memenuhi syarat pengukuran yang baik(kesesuaian, ketepatan,objektivitas, ketepatan waktu, atau saling pengertian).
3.  A. Pengertian Organisasi
Organisasi adalah sebuah wadah atau tempat berkumpulnya sekelompok orang untuk bekerjasama secara rasional dan sistematis, terkendali, dan terpimpin untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.
Pada umumnya organisasi akan memanfaatkan berbagai sumber daya tertentu dalam rangka untuk mencapai tujuan, seperti uang, mesin, metode/cara, lingkungan, sumber daya manusia, dan sumber daya lainnya, yang dilakukan secara sistematis, rasional, dan terkendali. https://www.maxmanroe.com/vid/organisasi/pengertian-organisasi.html

     B. Alasan Masuk Organisasi
Menurut saya sebagai mahasiswa ikut serta dalam suatu organisasi banyak memberikan manfaat. Diantaranya membangun relasi dengan teman kampus yang bukan satu jurusan, seringkali dalam organisasi kampus orang-orang yang ditemui adalah mereka yang berbeda jurusan. Selain membangun relasi pertemanan ikut organisasi juga membuat lebih kaya pengalaman, kenapa? Karena biasanya suatu organisasi kampus akan membuat sebuah acara, berdiskusi, bakti sosial dan masih banyak yang akan dilakukan oleh sebuah orgaisasi kemahasiswaan.


4.  Fungsi Manajemen
Fungsi Manajemen terdiri atas 4 fungsi utama, yaitu :

Planning (Fungsi Perencanaan)
Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.

Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.

Fungsi fungsi manajemen yang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya perencanaan yang matang.

Organizing (Fungsi Pengorganisasian)
Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.
Pengorganisasian bisa memudahkan manajer untuk mengawasi dan menentukan orang-orang yang dibutuhkan dalam mejalankan tugas yang telah dibagi-bagi.

 Directing (Fungsi Pengarahan)
Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.

Controlling (Fungsi Pengendalian/Pengawasan)
Fungsi terakhir dari 4 fungsi manajemen adalah fungsi pengendalian, fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.
5. 3 Keterampilan Manajemen Menurut Katz
Berikut ini adalah pembahasan singkat mengenai 3 Keterampilan Manajemen dasar yang wajib dimiliki oleh seorang Manajer dalam menjalankan fungsi manajemen menurut Robert  L.  Katz.

Keterampilan Konseptual (Conceptual Skills)
Keterampilan Konseptual adalah kemampuan manajer untuk melihat keseluruhan organisasi sebagai suatu entitas yang lengkap. Keterampilan Konseptual ini meliputi pemahaman tentang kerjasama setiap unit kerja dalam organisasi beserta pemahaman tentang ketergantungan satu unit kerja dengan unit kerja lainnya, perubahan pada suatu unit kerja juga akan mempengaruhi unit kerja atau bagian lainnya. Keterampilan ini meliputi pemahaman tentang hubungan antar institusi, industri dan masyarakat serta pemahaman tentang pengaruh faktor-faktor politik, sosial dan kondisi ekonomi suatu negara terhadap bisnis perusahaannya. Dengan pemahaman-pemahaman tersebut, seorang manajer tingkat tinggi atau Top Management dapat memahami kondisi bisnis secara keseluruhan dan mengambil tindakan yang tepat untuk kesuksesan organisasinya.
Keterampilan Konseptual ini sangat penting bagi Manajement Tingkat Tinggi (Top Management) namun kurang penting bagi manajemen tingkat menengah dan tidak diharuskan untuk manajemen tingkat pertama. Keterampilan Konseptual ini juga sering disebut dengan Keterampilan Analisis (Analytical Skill) ataupun Keterampilan Perseptual (Perceptual Skill).

Keterampilan Berhubungan dengan Orang lain (Humanity Skills)
Keterampilan berhubungan dengan Orang lain atau Humanity Skill ini adalah kemampuan manajer untuk berinteraksi secara efektif dengan anggota organisasinya serta membangun pemahaman dan usaha kooperatif dalam tim yang dipimpinnya. Keterampilan ini akan memungkinkan para manajer untuk menjadi pemimpin dan memotivasi karyawannya untuk mendapatkan prestasi kerja yang lebih baik. Selain itu, para Manajer juga harus dapat memanfaatkan potensi karyawannya secara efektif di perusahaan.
Komunikasi juga merupakan salah satu bagian yang terpenting dalam Keterampilan ini. Komunikasi yang baik dan efektif akan memberikan dampak positif terhadap karir manajer yang bersangkutan dan juga dalam pencapain tujuan organisasi. Keterampilan berhubungan dengan orang lain atau Humanity Skill ini penting bagi semua tingkatan manajemen di suatu organisasi atau perusahaan. Keterampilan ini juga disebut sebagai Keterampilan Interpersonal (Antarpribadi) atau Human Skill (keterampilan kemanusiaan).
Keterampilan Teknis (Technical Skills)

Keterampilan Teknis ini adalah Kemampuan atau pengetahuan untuk menggunakan teknik tertentu dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan tertentu. Contohnya seperti kemampuan dan pengetahuan untuk merancang produk, memperbaiki mesin, mengoperasikan mesin, merakit komputer, membuat program komputer, menyiapkan pembukuan dan laporan keuangan, menjual produk, menciptakan lagu, memasak makanan dan lain sebagainya. Keterampilan Teknik ini merupakan keterampilan yang penting bagi manajer di tingkat pertama namun kurang penting atau tidak wajib untuk dimiliki oleh manajemen tingkat atas. (https://ilmumanajemenindustri.com/3-keterampilan-manajemen-yang-harus-dimiliki-oleh-manajer/)

Comments

Popular posts from this blog

Rangkuman PKN bab v

RANGKUMAN PKN BAB II PANCASILA DALAM ARUS SEJARAH BANGSA INDONESIA

Bila di Bandingkan Tahun Sebelumnya Total Aset PT. Mayuri Naik 3,88% di Akhir Tahun 2020